Dunia medis memiliki peran yang sangat penting. Sudah sewajarnya, lembaga ini mengadakan bimbingan teknis atau pelatihan secara berkala. Bimtek kesehatan adalah pelatihan dengan tujuan meningkatkan sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Tenaga kesehatan seperti perawat, bidan, hingga dokter adalah yang paling sering berinteraksi dengan masyarakat dalam memberikan pelayanan kesehatan. Selain peningkatan kompetensi melalui jalur formal dengan melanjutkan pendidikan, instansi kesehatan perlu menggelar bimtek kesehatan bagi para tenaga medis.
Kenapa Tenaga Medis Membutuhkan Bimtek Kesehatan?
Diklat kesehatan diperlukan untuk meningkatkan cara kerja tenaga kesehatan dalam merencanakan sosialisasi kepada masyarakat secara luas. Tak bisa dipungkiri jika SDM di bidang medis dituntut memiliki peningkatan kompetensi secara terus menerus.
Dengan adanya bimtek, tenaga medis yang bersangkutan dapat meningkatkan kualitasnya, baik dari segi komunikasi dengan masyarakat, penanganan pasien dengan pendekatan yang tepat, dan kemampuan dalam berpikir logis dalam situasi mendesak atau gawat darurat. Diklat kesehatan sendiri dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti lokakarya, seminar, sosialisasi, maupun pendidikan latihan dasar. Dalam hal ini, pemilihan lembaga training pun tak boleh sembarangan. Jika anda menginginkan materi di bidang kesehatan, maka pilihlah lembaga yang relevan dan terpercaya untuk menyampaikan materi tersebut. Pemilihan materi pun harus diperhatikan dengan benar agar tenaga medis lebih mudah melaksanakan penyuluhan di luar lembaga.
Siapa Saja yang Perlu Mengikuti Bimtek Kesehatan?
Sama seperti sektor lainnya, sektor medis pun tidak bisa bergerak sendiri. Mulai dari perawat, bidan, dokter, hingga apoteker, semuanya saling berkaitan satu sama lain dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terpadu kepada masyarakat. Oleh karenanya, diklat kesehatan dibutuhkan oleh siapa pun yang berkecimpung di bidang medis. Melalui diklat yang dilakukan secara berkelanjutan, tentu diharapkan pelayanan medis dapat meningkat sehingga masyarakat pun lebih paham dengan kesehatan.
Faktor Penghambat Penyuluhan Kesehatan untuk Masyarakat
Bukan tanpa alasan diklat kesehatan perlu diadakan secara berkala untuk tenaga medis. Pasalnya, penyuluhan kesehatan pada masyarakat menjadi salah satu tugas tenaga medis. Sayangnya, untuk melakukan penyuluhan bukanlah perkara mudah. Penyuluhan sendiri bertujuan untuk mengubah perilaku individu dan masyarakat dalam pemeliharaan kesehatan, terutama soal penerapan gaya hidup sehat. Hal ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat. Namun praktiknya, ada beberapa kendala yang kerap kali dihadapi oleh tenaga medis ketika melakukan penyuluhan.
- Pendidikan. Keberhasilan tenaga medis dalam memberikan penyuluhan kesehatan juga dipengaruhi oleh tingkat pendidikan masyarakat. Umumnya, semakin tinggi pendidikan masyarakat, semakin mudah pula dalam memahami informasi yang disampaikan. Untuk mengatasi kendala yang satu ini, tenaga medis membutuhkan skill yang mumpuni dalam hal berkomunikasi. Sebab itulah diperlukan bimtek kesehatan untuk meningkatkan kemampuannya agar bisa menyasar seluruh lapisan masyarakat.
- Sosial Ekonomi. Kendala berikutnya adalah sosial ekonomi. Sama seperti faktor pendidikan, Sosial ekonomi juga mempengaruhi seseorang dalam menerima dan mempelajari informasi baru.
- Adat Istiadat. Salah satu faktor yang tak bisa diabaikan pada diklat kesehatan adalah adat istiadat. Sebagian masyarakat Indonesia masih memegang teguh nilai-nilai adat istiadat. Hal ini terkadang menghambat keberhasilan tim medis dalam memberikan penyuluhan.
- Ketersediaan Waktu. Ketersediaan waktu juga menjadi kendala dalam penyuluhan kesehatan. Tidak jarang, masyarakat memilih melewatkan penyuluhan untuk aktivitas yang lebih penting, seperti halnya bekerja. Untuk itu, efisiensi waktu dalam penyampaian informasi perlu dipahami oleh tenaga medis. Bimtek kesehatan pada dasarnya sangat diperlukan tenaga medis untuk meningkatkan pelayanan serta kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan.
Untuk memenuhi kebutuhan Bimbingan Teknik bagi institusi atau instansi kami dari Lembaga Kajian Nasional dan Otonomi Daerah ( LKN-OTDA) menyediakan jasa BIMTEK berikut ini fasilitas dan persyaratan yang anda dapatkan ketika mengikuti pelaksanaan BIMTEK di lembaga kami :
Fasilitas Peserta BIMTEK LKN – OTDA
- Pelatihan selama 2 hari, hingga materi selesai.
- Bonus 1 juta rupiah (khusus untuk 5 orang pendaftar pertama)
- Menginap selama kegiatan BIMTEK berlangsung + sharing dengan nara sumber.
- Seminar KIT, Tas Ekslusif, soufenir, dan T-shirt.
- Coffer break dan Dinner
- Antar Jempu Bandara Pulang Pergi (untuk Group Peserta minimal 5 orang)
- Sertifikat / Piagam dari penyelenggara
- City Tour Untuk Peserta Group Minimal 6 Orang.
Persyaratan Mengikuti BIMTEK LKN – OTDA
- Membayar Biaya BIMTEK dan pembayaran dilakukan di lokasi BIMTEK.
- Membawa Surat Tugas / SPPD.
- Melakukan konfirmasi pendaftaran peserta BIMTEK paling lambat 3 (tiga) hari sebelum pelaksanaan BIMTEK.
- Pendaftaran dapat dilakukan via telepon, sms, WhatsApp, ataupun lewat email.
KAMI MENERIMA REQUEST DARI PESERTA UNTUK MENENTUKAN MATERI, NARA SUMBER, WAKTU, DAN LOKASI PELAKSANAAN BIMBINGAN TEKNIK.
